Tips Mudik Membawa Bayi

Berencana mudik atau pulang kampung bawa bayi? Tentunya Anda perlu persiapan mudik bawa bayi yang cukup ekstra.

Mudik memang sudah menjadi bagian dari tradisi lebaran di Indonesia. Banyak moda transportasi yang bisa menjadi pilihan mulai dari pesawat sampai dengan kendaraan pribadi. Dikarenakan arus mudik yang padat, dibutuhkan kesabaran dan tips khusus supaya acara mudik lebaran menjadi lancar dan menyenangkan, terutama saat Anda membawa bayi yang biasanya mudah rewel. Apa saja persiapan mudik bawa bayi?

Membawa bayi dalam perjalanan jauh memang cukup merepotkan, apalagi jika ini adalah perjalanan pertama Anda bersama si kecil. Beberapa hal ini perlu menjadi perhatian Anda yang memutuskan untuk mudik lebaran bersama balita. Apa saja persiapan mudik bawa bayi? Langsung saja simak tipsnya di bawah ini.

Tips Mudik membawa bayi

  1. Cek kondisi kesehatan

Sebelum mudik, sebaiknya periksakan dulu kesehatan si kecil. Tidak ada salahnya untuk menanyakan pendapat dari dokter anak kepercayaan. Jika terindikasi kesehatan yang kurang baik, maka ada baiknya Anda mempertimbangkan kembali jadwal keberangkatan.

  1. Siapkan pakaian yang nyaman

Sebaiknya Anda mempertimbangkan bahan pakaian yang akan dikenakan si kecil. Khususnya pakaian yang dipilih untuk dikenakan selama perjalanan. Pilihlah bahan yang mudah menyerap keringat, bahannya bertekstur halus, serta tidak banyak ornamen. Pakaian sebaiknya mudah dilepaskan, supaya memudahkan Anda jika dalam perjalanan tiba-tiba si kecil muntah atau buang air.

  1. Bawa jaket atau pakaian hangat

Jangan pernah melupakan jaket, baju hangat, atau selimut untuk si kecil. Terlebih jika perjalanan yang ditempuh memiliki jarak cukup jauh. Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun umum, pakaian hangat sangat penting untuk dibawa supaya si kecil tetap nyaman.

  1. Bawa mainan favorit

Mainan kesayangan si kecil juga dapat membantunya tenang selama berada di perjalanan. Pilihlah mainan yang mudah dibawa dan yang menjadi favorit. 

  1. Bawa makanan dan minuman secukupnya

Pilihlah makanan yang berkalori cukup, tidak mudah basi dan tentunya yang tidak merepotkan. Roti, biskuit, atau buah bisa menjadi pilihan. Hal yang terpenting adalah memastikan perut si kecil tidak pernah kosong. Sebab, perut yang kosong akan membuat pertahanan tubuhnya melemah. Efeknya, si kecil akan rentan terkena penyakit. Apalagi jika menggunakan kendaraan umum, bisa saja penumpang lain sedang sakit, sehingga tidak sengaja sang buah hati tertular. Selain makanan, kebutuhan cairan juga harus terjaga.

Sumber : Suara.com

 

 

Penulis adalah seorang pemerhati pendidikan anak-anak. Semua tulisan dan isi dalam website ini adalah dirangkum, diambil, di copy dari berbagai sumber di internet. Tulisan dan konten yang terdapat dalam website ini BUKAN hak cipta dari penulis. Jika ada tulisan atau isi konten yang tidak sesuai dan melanggar hak cipta, silahkan hubungi penulis agar segera dihapus. Terima Kasih.

You must be logged in to post a comment Login